Senin, 16 Januari 2012

Kumpulan Emoticon " ┒('o'┒) LOE, (┌','┐) GUE

 
Kadang nemuin di Twitter emoticon-emoticon yang biasa dipake pengguna BB, yaitu " Elo + Gue = ?" .Lucu-lucu dan kreatif, Bagi yang pengen say something di Twitter bisa copast saja  emoticon2 berikut :

Elo ┒('o'┒) gue (┎','┒) = best friend forever (/˘▽˘)/\(˘▼˘\)

┒('o'┒) LOE JOMBLO !! , (┌','┐) GUE NGGAK = ┒(⌣˛⌣)┎ Kasian deh loo !!

┒('o'┒) LO JOMBLO , (┌','┐) GUE JOMBLO = (~ˆ⌣ˆ)~ ~(ˆ⌣ˆ~) KITA SOHIB

┒('o'┒) ELO MU, (┎'o')┎ ELO BARCA = GUE TTP MADRID ƪ(♥•*⌣*•♥)ʃ

┒('o'┒) LO , (┌','┐) GUE = ┒(⌣˛⌣)┎ END !

Gue (┌','┐) suka (ʃ'o')ʃ gaya lo !

┌( '.' )┐ gue jomblo (┌'.')┌ lo punya pacar = (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)​"

┒('o'┒) ELO JOMBLO (┌','┐) GUE JOMBLO = (┌'⌣')┌♥┐('⌣'┐) JADIAN YUUK!!

┒('o'┒) ELO + (┌','┐) GUE = ┒(^o^)┎ Jodooooohhhh └(˘.˘└) *αmiεn* └(˘.˘└) *αmiεn*

(┎'o')┎ kamu... (┎'o')┎ kamu... ┒('o'┒) kamu... lagi \(˘o˘)ʃ..

Eloh ┒('o'┒) bikin Guweh (┌','┐).. \(˘▽˘)/gak..(.o.)\gak..gak\(˘o˘)/kuat..(.o.)\ gak..gak..\(˘o˘)ʃ gak levell..

(┎'o'┒) gue naik kelas (┎'o')┎ lo naik kelas ┒(^o^)┎ kita semua naik kelas

┒('o'┒) Lo (┌' ,')┌ Dia ┒ (⌣˛⌣)┎ End = (┌' ,'┐) Gue ~(‾▿‾)~ Happy!

(┎'o')┎ LO + (┎'o'┒) GUE = LONGLAST \(´▽`)/

┌( '.' )┐ gue punya pacar (┌'.')┌ lo punya pacar = Yaudah ! Ahelah ! (¬_¬")

(┌'.')┌ lo baik sama gue = (┌','┐) gue bakal lebih baik sama lo ƪ(˘⌣˘)ʃ

(┎'o')┎ lo china ┒('o' ┒) lo kamboja = (┎'o'┒) gue indonesia dong #iloveindonesia

┒('o'┒) Lo diem, ( ','┐) Gue ngupil = <( ‾▿‾)-σ• Nih upil


sumber : kaskus.us, http://upilkeren.blogspot.com

Rabu, 11 Januari 2012

Jangan Suka Begadang Atau Organ Tubuh Anda Akan Hancur

Bahaya Begadang :
  • Berbagai rasa sakit bisa timbul. Sakit kronis seperti masalah punggung atau arthritis bisa saja terjadi bila Anda melakukan aktivitas tidur yang buruk
  • Risiko kanker lebih tinggi. Kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan gangguan metabolisme hormonal dan dikaitkan dengan risiko kanker, dan bisa 'menghapus' manfaat latihan olahraga. 
  • Memicu rasa gelisah. Hal ini dapat meningkatkan risiko pengembangan depresi.
  • Tampak lebih tua. Mereka yang kurang tidur biasanya memiliki kulit yang pucat dan wajah lelah. "Lebih buruk lagi, peningkatan kadar kortisol dapat memperlambat produksi kolagen yang memicu terjadinya keriput lebih cepat.
  • Stres meningkat. Bahwa tidur kurang dari 7 jam bisa meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres. Bahkan pada sore dan malam hari dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan glukosa darah sehingga bisa memicu terjadinya hipertensi, penyakit jantung dan diabetes.
  • Rentan terserang diabetes. Gula adalah bahan bakar setiap sel dalam tubuh Anda. Jika proses pengolahannya terganggu bisa menyebabkan efek buruk Diabetes.
  • Antibodi menjadi lemah. Mereka yang tidur kurang dari 7 jam per malam bisa 3 kali lebih rentan mengalami rasa dingin. Mereka yang kurang tidur, antibodi yang bekerja setelah dilakukan vaksinasi hanya bisa bertahan paling lama 10 hari. Kondisi tersebut sangat berbahaya. Perbaiki kualitas tidur, maka kekebalan tubuh Anda akan meningkat.
  • Hasrat ngemil makanan berlemak meningkat. Kurang tidur bisa melenyapkan hormon yang mengatur nafsu makan. Akibatnya, keinginan menyantap makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan meningkat, sehingga menyebabkan Anda menginginkan asupan kalori tinggi. Jika selama 2 malam tidur Anda tidak berkulitas bisa memicu rasa lapar berlebihan.



Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.


Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.


Penyebab utama kerusakan hati adalah:

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama

2. Tidak buang air di pagi hari
3. Pola makan yang tidak beraturan
4. Tidak makan pagi
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan
7. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Sebab:
Malam hari pk 21.00 – 23.00:


Adalah pembuangan zat-zat tidak berguna / beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 23.00 - dini hari pk 01.00:


Saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas

Dini hari pk 01.00 – 03.00:


Proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur

Dini hari pk 03.00 – 05.00:


De-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran

Pagi pk 05.00 – 07.00:


De-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pk 07.00 – 09.00:


Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.

Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna.

Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 04.00 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!

Sumber Posting : 
1.  http://wisbenbae.blogspot.com/2010/10/jangan-suka-begadang-atau-organ-tubuh.html
2. http://flashradiountirta.com/berita-183-bahaya-begadang-wajib-baca.html

Senin, 09 Januari 2012

Bagaimana Para Ulama Mendidik Anak-Anaknya

1. Mewariskan Harta dan Buku, untuk Pendidikan Anak
Sebagaimana dikatakan oleh Imam As Syafi’i, bahwa ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan 6 perkara, salah satunya adalah harta atau materi. Oleh karena itu, para ulama tidak tanggung-tanggung merogoh kocek, guna kelangsungan pendidikan anak-anak mereka.
Siapa yang tidak mengenal Imam As Suyuthi (991 H),seorang ulama besar yang memiliki lebih dari 600 karya. Menguasai berbagai macam disiplin keilmuan dalam Islam, hafal lebih dari 200 ribu hadits. Bahkan ia mengakui bahwa parangkat ijtihad sudah ia miliki. Dan waktu berumur 21 sudah menghasilkan karya. Salah satu karya yang amat populer bagi masyarakat muslim Indonesia adalah Tafsir al Jalalain

Kehebatan beliau tidak lepas dari pendidikan dan jerih payah ayahnya dalam mempersiapkan pendidikannya. Ayahnya telah mempersiapkan sebuah perpustakaan yang langkap dengan berbagai macam kitab, sebelum As Suyuthi lahir, sehingga ulama Syafi’iyah ini dijuluki sebagai Ibnu Al Kutub (anak buku), karena beliau terlahir di sela-sela tumpukan buku. Maka tidaklah heran, jika semasa mudah As Suyuthi sudah menguasai banyak rujukan.

 Ibnu Al Jauzi (510 H), seorang ulama ternama dalam madzhab Hambali juga banyak mendapatkan warisan dari sang ayah, guna menopang pendidikannya. Hal ini terungkap, tatkala ia memberi nasehat kepada anak-anaknya, agar senantiasa bersabar dalam mencari ilmu, dan senantiasa menjaga kehormatan diri. Beliau menulis dalam Laftah Al Kabid, fi Nashihati Al Walad, tentang nasehatnya kepada anaknya, sewaktu mereka masih kecil:”Ketahuilah wahai anakku, bahwa ayahku adalah seorang yang kaya, dan telah meninggalkan ribuan harta. Ketika aku baligh, ia memberiku 20 dinar dan 2 rumah. Lalu aku mengambi dinar untuk kubelanjakan buku, lalu aku jual rumah dan aku gunakan uangnya unyuk mencari ilmu, hingga harta itu habis tidak tersisa. Ayahmu tidak terhina dikarenakan mencari ilmu, sehingga berkeliling ke negeri-negeri untuk mencari belas kasih orang lain. Aku merasa kecukupan, Allah berfirman: ”Barang siapa bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar dan member rizki dengan cara yang tidak disangka-sangka”.
Lalu beliau mengatakan, ”Maka, bersungguh-sungguhlah wahai anakku untuk tetap menjaga kehormatanmu, hingga tidak mencari-cari dunia yang akan menghinakan pemiliknya. Ada yang mengatakan bahwa, barang siapa qona’ah terhadap roti, maka ia tidak akan menjadi hamba bagi manusia”.

Ibnu Al Jauzi berani menempuh kesusahan di saat beliau mencari ilmu, antara lain kesusahan dalam rezeki, akan tetapi beliau tetap bersabar. Hingga ketika ilmu yang beliau peroleh sudah amat banyak, maka rezekilah yang mendatanginya (Lihat biografi beliau dalam Tadzkirah Huffadz, Imam ad Dzahabi, 4/1347).

Yahya bin Ma’in (233 H) juga tidak kalah hebatnya, guru Imam Bukhari ini mendapatkan warisan dari ayahnya sebesar 1 juta dirham dan 50 ribu dinar. Semua itu dihabiskan Yahya untuk mencari hadits, sehingga sandalpun ia tidak memilikinya. Dari harta itu, Yahya memiliki 114 rak yang penuh buku (lihat, Tahdzib At Tahdzib, Al Atsqalani, 11/282).

Begitu juga Imam As Syaibani Al Kufi (189 H), salah satu murid Imam Abi Hanifah, beliau pernah mengatakan:”Ayahku mewariskan kepadaku 30 ribu dirham. Aku gunakana 15 ribu untuk ilmu nahwu dan syair, dan sisanya untuk hadits dan fiqih (lihat, Tarikh Al Bagdad, Khotib, 2/173)

Begitu pula yang dialami Hisham bin Ammar At Tsulami (245 H), guru dari Imam Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasa’i dan yang lain. Ayahnya relah menjual rumah mereka seharga 20 dinar, untuk ongkos ke Madinah, dalam rangka mendengar hadits dari Imam Malik (lihat, Tahdzib Al Kamal, Al Mizzi, 3/1144)

Tidak jauh beda dengan pengorbanan orang tua dari Ali Bin Ashim Al Wasithi (201 H), salah seorang Hafidz Bagdad, yang juga menjadi syeikh Imam Ahmad dan Yahya Ad Duhli (guru Imam Al Bukhari). Dimana suatu saat, ayahnya mengatakan kepadanya,”Telah aku berikan uang sebesar 100 ribu dinar, dan aku tidak mau melihat wajahmu, kecuali setelah kamu mendapatkan 100 ribu hadits!” (lihat, Tadzkirah Al Huffadz, Ad Dzahabi, 1/317).

Tidak jauh bereda antara ulama klasik dan ulama kontemporer, Syeikh Badru Al Alim, Muhadits India, yang ikut memberi ta’liq (komentar) kepada Fathu Al Bari, syarah (penjelasan) dari Shohih Al Bukhari, yang ditulis oleh Al Muhadits Anwar Syah Al Kashmiri, juga mempersiapkan pendidikan anak-anaknya dengan baik. Saat awal-awal ia bermukim di Madinah, beliau membeli kitab Al Ajwibah Al Fadhilah, yang ditulis oleh Imam Laknawi, padahal usia beliau sudah tua, dan tidak mampu lagi membaca.

Akhirnya beliau menyatakan kepada Syeikh Abu Ghuddah, muridnya, ”Kamu tahu bahwa aku tidak mampu lagi membacanya, akan tetapi, aku membelinya untuk kuwariskan kepada keluarga dan anak-anakku, itu lebih baik bagi mereka daripada warisan yang berupa harta”. (Lihat, Shofhat min Shabri Al Ulama, 300)


2. Memilih Rezeki Halal, untuk Pendidikan Anak
Para ulama tidak hanya mewariskan harta untuk pendidikan anak-anak mereka, akan mereka juga menjaga agar harta yang diberikan kepada anak-anak mereka adalah harta yang bersih syubhat dan halal. Karena, bersih tidaknya harta juga mempengaruhi bersih tidaknya ilmu yang diperoleh.

Adalah Kamal Al Ambari (513 H), penulis Nuzhah Al Auliya, yang juga seorang ulama nahwu, yang memiliki harta pas-pasan. Mendapat rumah dari warisan ayahnya, dan hanya mengandalkan sewa kedai, yang dalam sebulan cuma menghasilkan setengah dinar.

Suatu saat khalifah Al Mustadhi’ mengirimkan utusan kepadanya, dengan membawa uang 500 dinar, untuk diberikan kepadanya. Akan tetapi Al Ambari menolak. Akan tetapi utusan tersebut mengatakan, ”Kalau engkau tidak mau, berikanlah harta ini kepada anakmu”. Al Ambari menjawab,”Jika aku yang menciptakannya, maka akulah yang memberinya rezeki”
Perkataan Al Ambari menunjukkan bahwa Allah telah mengatur rizki anaknya, hingga ia tidak perlu menerima memberikan hadiyah itu kepada anaknya, yang mana ia sendiri enggan menerima harta pemberian penguasai, karena wara’ (hati-hati).


3. Ulama: Guru dan Sahabat Anaknya dalam Mencari Ilmu
Hal yang tidak bisa ditinggalkan dalam mendidik adalah keteladanan. Jika orang tua menginginkan anaknya mencintai ilmu, maka ia sendiri juga harus mencintai ilmu, hingga bisa menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya.

Para ulama sendiri mengajak anak-anaknya untuk bersama-sama melakukan perjalanan dan belajar dengan para ulama lain. Semisal Asad bin Al Furat (213 H), seorang murid Imam Malik, yang sudah diajak ayahnya “menjelajah” sejak ia berumur 2 tahun, untuk mencari ilmu, bersama-sama dengan pasukan Arab, menuju Qairawan, Tunis, dan belajar Al Qur’an di negeri itu, lalu meriwayatkan Al Muwatha’ dari Ibnu Ziyad. (lihat, Syajarah An Nura Az Zakiyah, 62).
Begitu pula Imam As Suyuthi (991 H), sejak berumur 3 tahun sudah dibawah ayahnya menghadiri majelis Ibnu Hajar Al Atsqalani. Wafatnya sang ayah tidak bererti pendidikan si anak harus dilalaikan. Ayah Suyuthi sebelum wafat sudah berwashiyat kepada Kamaluddin bin Hammam, ulama masa itu untuk mendidik As Suyuthi.

Hal yang sama dilakukan oleh ayah dari Ibnu Mulaqqin, guru dari Ibnu Hajar Al Atsqalani dari Mesir. Sebelum menjadi yatim, ayahnya telah menitipkan pendidikannya kepada seoarang ulam yang bernama Syeikh Isa Al Maghribi, seorang yang biasa mentalqin (membacakan) Al Qur’an, kepada para penuntut ilmu, hingga ia lebih dikenal dengan sebutan Ibnu Mulaqqin (anak pentalqin). Beliau adalah ulama yang paling banyak karyanya di zaman itu.

Imam Sam’ani (562 H), sejak berumur 4 tahun, ayahnya, Imam Abu Bakar menghadirkannya ke beberapa ulama, seperti Ali Abdu Al Ghaffar As Sairazi, Abu ‘Ala Al Qushairi, dan beberapa ulama. Lalu saat ia berumur 9 tahun, ayahnya membawanya ke Naisabur. Tidak hanya itu, setelah ia pulang ke Marwa pada umur 38 dan menikah, anaknya yang bernama Abu Mudhafar yang masih berumur 3 tahun pun ia bawa bersamanya kembali ke Naisabur dalam rangka berguru kepada beberapa ulama di sana. (lihat, Thabaqat As Syafi’iyah, As Subki, 7/180).

Imam Abu Al Waqt As Sijzi (553 H), yang disebut Imam Ad Dzahabi sebagai Syeikh Al Islam, yang juga merupakan guru Ibnu Al jauzi, sudah melakukan perjalanan mencari ilmu sejak umur 7 tahun. Ia memiliki kisah yang amat dahsyat, tatkala melakukan perjalanan mencari ilmu bersama ayahnya.

Suatu saat ia bertutur kepada salah satu muridnya Yusuf bin Ahmad As Syairazi: ”Wahai anakku, aku telah melakukan perjalanan untuk menyimak As Shahih dengan berjalan bersama ayahku, dari Harat menuju Dawudi. Umurku belum ada 10 tahun. Saat melakukan perjalanan, ayahku memberiku dua batu, jika aku terlihat lelah, maka ia menyuruhku untuk melempar satu batu, lalu aku melanjutkan perjalanan. Kadang ia bertanya,”engkau sudah lelah?”, maka aku menjawab,”belum”. “Kenapa jalanmu lamban?”. Maka aku cepatkan langkahku, hingga aku tidak mempu lagi, lalu ia menggendongku”.

Suatu saat mereka berpapasan dengan rombongan petani. Dan mereka menyeru kepada ayah As Sijzi, wahai Syeikh Isa, biarkan anak ini naik kendaraan bersama kami, kita bersama-sama menuju Bushanj. Maka ayahnya mengatakan, “Aku berlindung kepada Allah, dari naik kendaraan ketika mencari hadits, akan tetapi kami memilih jalan”.
Ketika bertemu dengan Abdul Baqi Al Harawi, ia menawariku manisan, aku menjawab,”Wahai tuan, saya lebih mencintai satu juz dari Abu Jahm lebih baik daripada makan manisan”. Ia tersenyum dan mengatakan,”jika yang masuk makanan, yang keluar adalah omongan”.
Lihat, bagaimana ayah As Sijzi dalam mendidik anaknya, hingga anak yang masih kecil itu sudah memiliki kecintaan yang tinggi terhadap hadits. Dan bagaimana ayah As Sijzi, mengajari anaknya menjaga azzam, guna melawan rasa lelah selama melakukan perjalanan. dengan menggunakan sarana batu.

Begitu pula banyak para ulama, disamping menjadi ayah, juga menjadi guru bagi anak-anaknya, semisal Kamal Al Ambari (077 H) memperolah hadits dari ayahnya, Tajuddin As Subki (771 H), mengambil ilmu dari ayahnya, Taqiyuddin As Subki. Bagitu pula Abu Zur’ah Al Iraqi mendapatkan ilmu dari ayahnya Hafidz Al Iraqi, hingga ia meneruskan syarah Tharhu At Tasrib yang telah disyarah Hafidz Al Iraqi sebelum wafat. Juga amat banyak periwayat hadits yang mengambil dari ayah, kakek dan seterusnya.

Begitu juga Imam As Syaukani penulis Nail Al Authar, telah membaca kitab Al Azhar, fiqih madzhab Zaidiyah dari ayahnya. Ada kisah menarik dalam hal ini, yang mencerminkan kekritisan Imam As Syaukani. Di sela-sela proses belajar dengan ayahnya, ia bertanya: “Ayah mengatakan, ini madzhab Hanafi, ini madzhab Fulani, mana yang benar dari pendapat-pendapat ini?” Ayahnya menjawab: “yang benar adalah pendapat yang dirajihkan Imam Al Hadi”. Imam As Syaukani pun menanggapi: ”Tidak mungkin ijtihad Imam Al Hadi benar semua, pasti ada yang salah. Maka, bagaimana kita tahu pendapat itu benar?” Akhirnya ayah Syaukani membawanya berguru kepada beberapa ulama di Yaman.


4. Selalu memantau hasil belajar anak
Tidak hanya mengajar atau memilih guru yang baik. Akan tetapi para ulama juga memantau hasil belajar si anak. Simak penuturan Tajuddin As Subki (771H): ”Aku jika datang dari seoarang syeikh, maka ayahku (Taqiyuddin As Subki) berkata kepadaku,”tunjukkan apa yang telah kamu peroleh, yang kamu baca dan yang kamu dengar”. Maka, aku menerangkan tentang hal-hal yang telah kuperoleh dalam majelis. Jika aku pulang dari Ad Dzahabi, ia berkata,”tunjukkan yang telah engkau dapat dari syeikhmu”. Jika aku pulang dari Syeikh Najmuddin Al Qahfazi, ia mengatakan,”yang kau dapat dari masjid Thingkiz”. Jika aku pulang dari Syeikh Syamsuddin Ibnu Naqib, maka ia mengatakan,”yang kamu dapati dari Syamiyah”. Jika aku pulang dari Syeikh Abu Abbas Al Andarsy, ia mengatakan, ”yang kau dapati dari masjid”. Jika aku pulang dari Hafidz Al Mizzi, ia mengatakan,”yang kamu peroleh dari As Syeikh”. Ia melafadzkan kata As Syeikh dengan fashih, dan meninggikan suaranya. Aku mengerti, bahwa itu bertujuan agar aku juga ikut merasakan kebesaran nama Al Mizzi, hingga aku lebih banyak mendatangi majelisnya”. (lihat, Thabaqat As Syafi’iyah, As Subki, 10/399).

Hasilnya, tidak diragukan lagi. Tajuddin As Subki menjadi ulama yang cukup diperhitungkan, khususnya di kalangan muhaditsin dan madzhab As Syafi’i. Sehingga Al Mizzi menginginkan murid-muridnya mencatat As Subki dalam kelompok ulama thabaqat ulya (tingkatan tertinggi), begitu juga Imam Ad Dzahabi, menginginkan hal yang sama, walau usia As Subki masih relatif muda, Ad Dzahabi menilainya sebagai muhadits jayyid (baik). Akan tetapi orang tuanya, Taqiyuddin memprotes, cukup thabaqat pemula. Akan tetapi para gurunya juga tidak terima. Akhirnya As Subki dimasukkan thabaqat wustha (tingkatan pertengahan).

Secara tidak langsung, Taqiyuddin mengajari anaknya, Tajuddin, agar senantiasa rendah hati, walau ilmunya sudah hampir setara dengan para gurunya.

Dikutip dari : http://jampasir.wordpress.com

Jumat, 06 Januari 2012

Cara Menghubungkan Posting Twitter Anda dengan Facebook

Mungkin para Tweeps dan Fesbukers suka sekali posting tentang apapun di Twitter maupun Facebook. Bagi yang mempunyai dua akun di Twitter maupun Facebook dan ingin postingannya langsung otomatis update di kedua jejaring sosial tersebut, berikut  tipsnya :

1. Buka aplikasi twitter di facebook.



2. Selanjutnya akan tampil :



3. Selesai.
4. Sekarang coba tes posting di Twitter :



5. Cek di Facebook :




Masuk !

Kamis, 05 Januari 2012

Menyembuhkan jiwa-jiwa yang lelah

Jiwa manusia yang suci akan selalu menjadi lentera bagi pemiliknya, akan bisa menunjukkan arah yang benar sesuai dengan fitrahnya, namun tidak selamanya jiwa itu pada porosnya yang baik, adakalanya jiwa itu merasa lelah.

Dalam buku yang ditulis oleh Ibn al Jauzy disebutkan obat untuk jiwa-jiwa yang lelah maupun jiwa yang sakit untuk menjadi segar kembali, menjadi sehat agar dapat selalu tunduk dan patuh pada Robb nya. Disini akan saya sebutkan poin poin yang dapat menyembuhkan jiwa-jiwa yang lelah di antaranya adalah : 
  1. Menghindari cinta birahi yang berlebihan. 
  2. Menghindari ketamakan, baik itu ketamakan dalam seks maupun ketamakan dalam menumpuk harta kekayaan. 
  3. Mewaspadai jabatan kekuasaan, jangan pernah untuk meminta jabatan kerena Rasululloh tidak memberikan jabatan kepada Sahabatnya yang meminta.
  4. Menghindari sifat bakhil(pelit). 
  5. Larangan untuk bersifat boros, karena sifat boros adalah saudara setan sementara setan tempatnya di neraka. 
  6. Celaan terhadap sikap sombong, jangan pernah bersikap sombong karena sombong adalah cikal bakal sekala bentuk kemungkaran, dan menjadi sebab di keluarkannya setan dari surga dan kekal di neraka.
  7. Menghindari sifat dengki. 
  8. Menghindari sifat dendam, meredam kemarahan, bila ini terjadi maka ia akan rental dalam penganiayaan dan pembunuhan.
  9. Menghindari sifat takabur, ujub(berbangga diri), Riya’. 
  10. Menghindari berfikir yang berlebihan dan kesedihan yang berlebihan.
  11. Menghindari ketakutan dari kewaspadaan terhadap kematian yang berlebihan. 
  12. Menghindari kegembiraan yang berlebihan.
  13. Menghindari sifat kemalasan, karena sifat malas adalah racun kegala kebaikan. Obat agar tidak malas adalah mengobarkan semangat dengan perasaan takut ketinggalan sesuatu yang dicita-citakan, jangan menunda waktu segera lakukan dengan sungguh sungguh. 
  14. Mengenali kekurangan diri, agar lebih mudah untuk membangkitkan motivasi kembali. 
  15. Berkumpul dengan orang orang yang baik, semangat dalam menjalani hidup, beriman dan bertakwa, agar pada saat jiwa kita lelah ada yang menasehati.
 


Rabu, 04 Januari 2012

Menggapai Harapan pada Tahun Baru

Selama menjalani 2011, tentu banyak hal dialami. Kejadian yang baik tentunya patut disyukuri, sementara yang buruk tak perlu disesali. Yang terpenting, Anda menyiapkan strategi baru agar di tahun mendatang hal yang sama tak perlu terulang.

Perbanyak doa agar keberkahan yang ada senantiasa bertambah. Wendy Enelow, konsultan karier dari
Virginia, AS, menyatakan Tahun Baru adalah momen yang baik untuk introspeksi diri. Tanyakan pada diri sendiri apakah Anda bahagia dalam menjalani hidup dan pekerjaan. Berikut cara termudah untuk "berkomunikasi" dengan diri sendiri.

1. Tinjau Ulang Karier
Anda Dalam bekerja, apa yang Anda kejar? Uang yang banyak atau kebahagiaan batin dalam melakukan pekerjaan? Atau mungkin ada posisi impian tertentu yang ingin dicapai. Pelajari setiap kemungkinan dan upayakan yang terbaik guna mencapainya. Jika tujuan karier Anda sudah jelas, upaya menggapainya semakin mudah.

2. Melihat Peluang Lain
Tanya pada diri sendiri apakah Anda sudah puas dengan hasil kerja sekarang. Buatlah skala prioritas apakah bekerja memang hal utama. Atau Anda lebih membutuhkan waktu lebih bersama keluarga dan teman? Jika ya, namun tempat kerja seolah-olah tak memberikan waktu, pikir kembali apakah Anda akan tetap bekerja di sana. Atau ini saat yang tepat mulai melirik bidang pekerjaan lain.

3. Memperluas Jaringan
Dengan menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak, tahun baru bisa membawa kesuksesan baru. Banyak orang di dunia ini sukses bukan karena memiliki otak cerdas, namun karena berhasil menjalin (banyak) hubungan baik dengan sesama manusia


Dikutip dari : http://koran-jakarta.com

Sabtu, 31 Desember 2011

Tips Lengkap 26 Posisi Bercinta Terbaik


Dalam berhubungan dengan pasangan, mungkin terkadang muncul perasaan jenuh pada diri Anda atau pasangan Anda. Untuk itu perlu dilakukan intermezzo atau penyegaran-penyegaran, yang diantaranya melalui posisi bercinta. Posisi bercinta yang cenderung dinamis sebagaimana yang diajarkan dalam kamasutra, akan kembali membangkitkan gairah cinta antara Anda dan pasangan. Berikut ini akan diuraikan Tips lengkap 26 posisi terbaik dalam bercinta:









1. Missionary. Posisi ini merupakan posisi standar bercinta. Berbaring di antara kedua kaki-kakinya, agar Anda berbaring di atasnya dan bertatap muka. Meskipun beban tubuh Anda tertumpu pada siku atau tangan, usahakan untuk memasukkan Mr. P Anda lurus ke atas dia, sehingga sejajar dengan dinding vagina. Mintalah ia untuk membelitkan kedua kakinya sekitar pinggang Anda untuk mengubah bentuk dari vagina, yang akan mengubah sensasi seks bagi Anda berdua. Tips: Sangat direkomendasikan bagi Anda yang akan bercinta untuk pertama kalinya.












2. Cross Buttocks. Pada Posisi ini, cewek akan sangat menikmatinya karena merangsang sisi dia vaginal dinding, sesuatu yang biasanya tidak dia rasakan. Tempatkan diiri Anda seperti dalam posisi missionary, tetapi dia melintangi panggul, serong sedikit, namun tetap mendukung beban berat Anda pada siku pasangan cewek. Jika pasangan cewek menghendaki kontak mata, pasangan cowok bisa sedikit memutar posisi untuk menggunakan posisi missionary. Tips : Posisi ini memanjakan pasangan wanita Anda.














3. Standing Wheelbarrow. Masukan Mr. P dari belakang, tapi angkat tubuhnya sampai dengan pinggang dan biarkan kedua kakinya mengapit pinggang Anda. Anda aka berada pada posisi yang serupa dengan perlombaan gerobak (wheelbarrow race). Jika lengannya lelah, baringkan di di meja atau sesuatu perabot yang agak tinggi. Tips : Bisa Anda lakukan ketika tempat tidur tidak tersedia atau ketika Anda ingin melakukannya di luar kamar tidur seperti dapur, garasi dsb.











4. Knees To Chess. ‘Masukilah’ dia seperti yang akan Anda lakukan dalam posisi missionary standar, tetapi bukan sekadar melebarkan kakinya, angkat kakinya dan tempatkankan lututnya pada dadanya, lalu sangkutkan pergelangan kakinya di atas bahu Anda. Tumpukan beban berat Anda pada tangan Anda. Hal ini akan memberikan kemungkinan Anda lebih besar untuk malakukan penetrasi dan merangsang dinding bagian belakang dari vagina pasangan Anda. Tips : Posisi ini paling pas dilakukan setelah pasangan Anda selesai melakukan kelas Yoga.









5. Man on Top, Facing Away. Biarkan dia berbaring dengan mengangkat kedua kakinya serta sedikit mengangkang, kemudian baringkanlah diri Anda diantara kedua kakinya, dengan posisi kepala Anda menghadap ke arah kedua telapak kakinya. Dia akan memiliki akses penuh ke kantong anda, pantat, dan dubur untuk menambahkan gesekan dan kenikmatan. Tumpukan berat Anda pada kedua siku tangan Anda, yang akan memberikan pengaruh ke ringan menyodok ke belakang. Tips : Malam hari ketika Anda menginginkan pukulan di pantat (spanking).












6. Classic Rear Entry, Kneeling. Posisi ini disebut juga dengan sebutan ‘Doggy Style’. Tempakan diri Anda sedemikian rupa sehingga lutut Anda berada persis di belakangnya, kemudian masukan Mr. P tegak lurus diantara kedua kakinya atau sedikit lebih condong ke depan juga bisa. Hal ini bagus untuk penetrasi karena bisa menyentuh G-Spotnya. Tambahkan beberapa gerakan seperti meremas payudara dari belakang, membeleai rambutnya -sehingga tidak sekedar berhubungan intim seperti hubungan intim pada hewan piaraan (doggy). Tips: cocok untuk Anda yang ingin ‘memukul’ semua titik hot spotnya.
  












7. Rear Entry, Standing. Berdiri di belakangnya dan peluk pinggangnya, usahakan bagian atas tubuhnya tetap sejajar dengan lantai. Tahan pinggulnya/pangkal pahanya agar dapat terus mendukung dan dimasuki dari belakang. Posisi berdiri akan memberikan dorongan lebih kuat dan memungkinkan Anda untuk mengurut clitoris-nya untuk ekstra rangsangan. Tips: Anda Cocok untuk acara seks cepat (quick sex), terutama bagi pasangan Anda yang menggunakan rok.








8. Spoon. Sering pula disebut ‘The Classic Sunday Morning Sex Postion’. Posisi sendok sangat romantis, lembut dan akan semakin mendekatkan Anda dan pasangan secara emosi. Gunakan posisi sendok saat Anda berdua sedang berada pada satu sisi, menghadap ke dalam arah yang sama. Mintalah dia sedikit menyingsingkan pinggulnya, sehingga Anda dapat masuk lewat belakang. Tips : Posisi ini pas dipakai kalau si Dia mengantuk/kelelahan, tapi Anda sedang ingin bercinta










9. Reverse Missionary. Posisis ini sangat identik dengan posisi missionary tradisional, tapi pasangan cewek Anda yang berada di atas. Selain itu, dia akan membuka kedua kakinya sehingga akan lebih dekat dengan Anda. Sekarang Anda adalah mitra pasif, dan dia menumpukan berat badannya pada kedua lengan sikunya. Posisi ini memberikan anda kontrol ejaklasi yang lebih besar dan sangat tepat, tentunya jika ia lebih ringan dari Anda. Tips : Memberikan sensasi yang berbeda karena akan membiarkan pasangan cewek Anda yang pemalu mengambil inisiatif kontrol.











10. Seated Missionary. Duduklah diantara kedua kakinya, dengan lututnya sedikit ditekuk, ketika menahan kaki –kaki Anda membuka ke samping. Memudahkan Anda masuk ke Ms. V . Ketebatasan daya dorong akan dimpensasi dengan penetrasi-penetrasi langsung. Tips : Posisi ini bisa juga digunakan ketika lengan Anda lelah menopang berat badan Anda pada posisi missionary.









11. Seated Rear Entry. Ketika Anda duduk di kursi atau tepian tempat tidur, dia berjongkok naik-turun tegak pada Mr. P Anda. Pada posisi ini, dia mengontrol gerakan dan penetrasi , yang bisa cukup ‘dalam’ dan nyaman untuk Anda berdua. Anda bebas untuk mengurut payudaranya atau membelai tubuh bagian atasnya. Tips : Salah satu posisi bercinta rahasia di luar kamar tidur.

 









12. Seated Wheelbarrow. Posisi ini hampir sama dengan posisi Standing Wheelbarrow, kecuali Anda duduk di kursi atau di tepi tempat tidur. Memang gerakan Anda terbatas, namun Anda memiliki penetrasi dan besar melalui bagian belakang pasangan Anda. Tips: Bisa dipakai saat ia sedang mengenakan celana jeans-nya.








13. Spoon-Facing. Posisi ini merupakan variasi dari posisi spon tradisional yang dapat diasumsikan merupakan posisi transisi dari man-on-top ke woman-on-top yang bersifat tidak terputus. Dari dai, Anda cukup berbelok ke pihak serempak, menggunakan senjata dengan hati-hati untuk dukungan atas tubuh Anda. Dari posisi missionary, Anda cukup berbebelok ke satu sisi, menggunakan tumpuan lengan dengan hati-hati. Tips : posisi yang mampu memberikannya kontak mata yang romantis










  

14. Squatted Kneeling. Duduk dengan tumpuan pada punggung telapak kaki dan lutut, kemudian dia duduk dipangkuan Anda menghadap Anda. Posisi ini mampu menghasilkan kondisi Mr.P Anda dapat lebih merangsang clitoris-nya. Tips : Dia dapat mengontrol penetrasi yang mendalam, namun Anda berdua dapat menikmati banyak kontak pada kulit tubuh Anda dan pasangan.









15. Woman Astride, Facing Away. Dia mengangkang menunggangi tubuh Anda dengan posisi berlutut, tetapi dengan muka menghadap kaki Anda; opsional, dia bisa pula berjongkok di atas Anda. Keuntungan baginya adalah dapat mengontrol dan memperdalam penetrasi. Sedangkan manfaat bagi anda adalah bahwa dia bisa membelai organ scrotum Anda dan sebaliknya anda bisa pula mengurut pantat dan punggungnya. Tips : Dengan posisi ini (membelakangi), Anda bisa membayangkan dan berimajinasi si Dia sebagai Scarlett Johansson, Aura Kasih atau siapa pun artis yang Anda idolakan, tentunya tanpa sepengatahuannya.











16. Woman Astride. Mulailah posisi ini dengan pertama-tama dengan missionary tipe woman-on-top. Kemudian dia biarkan dia berlutut sampai ia dalam posisi duduk berjongkok, mengangkang menunggangi Anda dan duduk di atas panggul Anda. Anda mendapatkan penetrasi lebih dalam, pemandangan yang utuh terhadap gerakan dan ekspresinya, dan dapat menyentuh clitoris-nya dan bermain payudaranya. Tips : Posisi ini dapat member keleluasaan pasangan Anda untuk mendominasi sekaligus memberikan kenikamatan pada Anda. ln








  

17. Woman on Top, Leaning Back. Dari facing woman astride position, dia kembali dengan hati-hati merebahkan sedikit kebelakang sampai she’s bersandar di kedua tanganya diantara kaki Anda. Meskipun posisi ini membatasi dorongan Anda, hal ini memungkinkan Anda untuk mengurut clitoris-nya guna menambahkan stimulasi. JIka lutunya terasa sakit, dia bisa meluruskan lututnya tanpa berhenti menikmati hubungan intim yang sedang berlangsung. Coba dengan sedikit variasi, biarkan Ia merebahkan belakang dengan hati-hati, sampai ia berbaring. Hal ini memungkinkan Anda mengelus payudara dan clitoris-nya. Tips : Memberikan pilihan lain bagi wanita untuk kembali mendominasi











18. X Position. Mulailah ketika semuanya sudah siap (Mr. P sudah masuk ke Ms. V), dengan posisi Anda mengangkang pasangan wanita Anda. Pindahkan tangan ke sisi luar dari tubuh Anda dan biarkan dia berbaring di antara kaki Anda. Sesuaikan agar posisi Anda dan pasangan pas dengan posisi saling”menggunting”. Lakukan dengan pelan, gerakan tidak tergesa-gesa akan memberikan stimulasi yang cukup untuk mengimbangi kurangnya daya dorong. Tips : Posisi ini menungkinkan seks yang lama, seks lambat yang dapat membangkitkan gairahnya.












19. Cowgirl’s Helper. Posisinya adalah berjongkok di atas, menaikkan dan menurunkan dirinya secara rapat. Anda menyangganya dengan cara memegang pinggulnya serta mendesaknya untuk memenuhi kenikmatan masing-masing. Dia akan menghargai Anda yang telah menyerahkan seksual remote control kepadanya. Tali Laso secara opsional bisa dipergunakan di sini. Tips : Anda mampu mengeksplorasi sisi liarnya.










20. Pretzel. Dia berbaring di samping kiri Anda. Anda berlutut ia antara kakinya, dia menekuk kaki kanannya disisi kanan tubuh anda dan menindih kaki kirinya. Menggunakan tangan Anda untuk membawanya ke arah Anda. Anda dapat memperoleh kedalaman penetrasi ketika menggunakan ‘doggy style’, tetapi menjaga kontak mata bisa lebih membuatnya senang. Tips : Posisi romantis yang cocok untuk dipraktekkan di malam hari.










21. Reverse Cowgirl. Ketika dia berada di atas, sarankan dia untuk memutar posisinya sehingga membelakangi Anda. Hal ini membuat stimulation pada G-spot nya, dan proses perubahan posisi tersebut akan membantu anda bertahan lebih lama. Untuk sensai lebih, tempatkan kakinya rata dengan lantai diantara Anda. Tips : mengamati bagaimana ia menyukai dan menikmati posisi tersebut.












22. Shoulder Holder. Dia meletakkan kedua kakinya di salah satu bahu Anda yang berdekatan dengan mr. V-nya. Kemudian dia meluncurkan turun kakinya ke dada Anda dan satu kaki yang lain bertumpu pada otot lengan Anda, setelah itu mulailah menggoyangnya dengan gerakan dari samping atau naik turun. Anda memiliki akses besar kepada G-spot. Tapi pastikan dia cukup fleksibel sebelum menekuknya. Tips : Posisi bagi para wanita yang ingin menunjukkan fleksibilitas mereka







23. Spider. Duduk lah menyandar ke belakang dengan tumpuan pada tangan, lengan bawah, atau siku Anda, kemudian membiarkan dia medekat setapak demi setapak ke arah Anda, menopang dirinya dengan cara yang sama. Dia akan merasakan sensasi yang lebih dalam, lebih kuat, lebih intim stimulasinya daripada posisi missionary, dengan sedikit gesekan. Atau Anda juga bisa Bersandar pasif dan membiarkan dia melakukan putaran-putaran dan gerakan-gerakan untuk meningkatkan gairah. Tips : Bisa saling bergantian untuk mendominasi –sekaligus beristrirahat.














24. Man Chair. Duduk di pinggiran di tempat tidur dan dia duduk membelakangi Anda. Jika Anda dapat menumpukan satu atau kedua kaki di atas tanah, Anda akan memiliki dorongan untuk lebih kuat mendorong ke atas. Ini adalah posisi yang baik untuk stimulasi G-spot dan itu memungkinkan dia menggunakan tangannya untuk merangsang bagian penis anda atau scrotum anda. Di lain sisi, dia juga bisa menopangkan kakinya di lantai untuk penetrasi yang lebih dalam, dan dia bisa lebih mendekatkan lututnya ke dadanya. Tips : Anda bisa menggunakan posisi ini di perjalanan. Gunakan kursi kemudi sebagai tempat bercinta.













25. Spork. Dimulai dari posisi missionay, kemudian dia merebahkan diri dan santai, sambil menunggu Anda berputar. Merebahlah pada satu sisi posisi yang aktif, sehingga Anda dapat melakukan penetrasi. Gunakan tangan untuk membantu memutar pinggangnya guna membuatnya merasa nyaman. Anda memiliki akses ke kedua itu G-spot dan kelentit, sehingga menggunakan tangan Anda dengan bijak. Tips : Posisi ini cocok buat Anda yang dalam keadaan mengantuk.










26. Downward Dog. Biarkan dia berbaring di muka berpaling ke bawah (tempat tidur)/tengkurap dengan pinggul sedikit diangkat. (Gunakan bantal agar dia lebih lama.) Masukkan mr. P dia dari belakang, Anda akan dapat menusukkan dan tekan lebih keras untuk mencapai kenikmatan zona dia hanya di belakang vagina. Tips : Membuatnya mencoba sedikit doggy syle.

dikutip dari : Tipsanda.com
http://cooltext.com/Render-Image?RenderID=603390124